Kamis, 10 Maret 2016

hi

hi bie.. how are u ? 

Rabu, 27 Agustus 2014

Hal sesepele itu tentang rindu..

Keras kepala emosional dingin
Terkadang hal sesepele itu menyebabkan
tawa menjadi tetesan yang cukup menyita waktu
Entah atas dasar apa rindu itu menyerang dalam kurun
Waktu lama yang tak pernah terjamah oleh ingatan
Sesegukan tahanan tangis menjadi saksi tulusnya rindu
Itu mengapung di udara
Entah butuh waktu berapa lama
Entah butuh berapa banyak tamu yg mengetuk pintu
Entah butuh berapa musim berganti
Entah butuh berapa kali jutaan maaf
Entah seberapa kuat topeng-topeng ini menipu wajah
Entah .. Entah ..
Entah seberapa kuat rindu ini terus mengepung.
Karna justru hal sesepele itu semua tentang rindu

Rabu, 06 Agustus 2014

Oh.. Bukan tentang kita :)

ini benar-benar bukan tentang aku
yang memutuskan untuk tetap sendiri atau
kamu yang sudah merajut cinta dengan siapapun di luar duniaku..
sama sekali ini bukan tentang kita !
oh bukan kita.

*Cinta. ketika kamu membaca dan melafalkannya lalu terlintas di ingatanmu sesorang.
berarti kamu mencintainya - MT
jika hari ini hal itu masih perlu di pertanyakan
what can i say?
aku rasa otaku terlalu lemah untuk menipu.
...
Ternyata cinta itu benar-benar sederhana.
hanya tentang bagaimana membuat orang terdekatmu tertawa
bersemu merah di pipi.
dan tentang Luka itu memang harus ada.
bukan karena hubungan itu sendiri tidak harmonis
tapi itu tanda bahwa kalian luar biasa
dengan masih bisa tertawa bersama luka.
Aku fikir, aku tidak akan pernah menemukan lagi
sosok baru yang dapat membuatku bersemu merah di pipi.
atau menangis karna memikirkanya.
bahkan sesekali aku menyumpahi diri untuk
tak menjalin hubungan dengan pria manampun dalam
waktu dekat atau berkepanjangan sekalipun.
Ternyata cinta tidak serumit apa yang aku bayangkan.
Cinta bukan bagaimana kita dapat melupakan yang telah pergi
lalu menggantikanya dengan baru.
Cinta juga tak sesimple itu
tapi...
Cinta tentang bagaimana ketika dalam waktu bersamaan kita siap
memasuki dunia baru dan swaktu-waktu pergi tanpa kata perpisahan sekalipun.
aku rasa Dunia ini cukup.
duniaku dengan orang lama yang aku lupakan dalam mimpi panjangku.
mungkin aku cukup memperbaharui siklusnya
Merubah sedikit sifatku yang aga kekanak"n
Menata pola hidupku yang aga berantakan
Merapikan sisa-sisa hati yang sempat berserakan.
mungkin itu kegiatan yang cukup menguras banyak waktu dan tengaku untuku dekat ini.
terutama adalah mulai belajar bernapas dengan lebih baik dari sebelumnya
dan thanks my dear god aku bersyukur dengan semua alam
dan Bumi yang masih bersahabat denganku - with love Trias

mendarat akurat setangah inchi dari dirinya .

Malam ini tak begitu cerah
nampak serabut awan menggantung luas dan gelap
tapi ada yang berbeda malam ini, 
sesekali khayalaku meleset liar 
menembus samudra menempuh ribuan mil 
mendarat akurat setengah inchi dari dirinya..
Yah.. saat ini aku tengah merindukanya.
memutar kembali semua episode 
yang lama tak terjamah oleh ingatan.
"oh ya? bolehkah aku temukan sosok lain selalin bayangmu"
tak adil rasanya jika hati ini terus menolak setiap tamu yang berkunjung.
entahlah.. rasanya sukar sekali untuk merajut janji
karena hingga saat ini hatiku masih ngilu
hanya sekedar mendengar namamu.


Jumat, 13 Juni 2014

dengan sepotong hati yang pergi..

jika ini terhitung berapa puluh hari atau ratusan setelah kepergianmu
aku tak pernah mengerti tentang hari dimana
yang tak pernah bersahabat dengan waktu
untuk segera mengemas rasa yang ingin aku hapuskan.
jika langit-langit saja masih mebiaskan jejak wajahmu
yang sudah lama aku ingin hilangkan
bagaimana bisa kamu yang tinggal lama menguasai hati itu
dalam terhitung waktu sesingkat ini pergi begitu saja.
jika memang biasan wajahmu tak bisa sesegara itu aku biarkan pergi.
aku tetap akan menyimpanya melalu ribuan
cara lupa bahwa aku masih ingin ada dalam lingkaranmu.
jika memang di hari yang tepat menurut ilahi kita
akan bertemu kembali
aku akan menyembunyikan bagaiaman aku bisa dalam sekejab waktu
jatuh cinta lagi walau sewindu lamanya tak ada pertemuan denganmu.
dalam jejak bisu aku menutup semua
kabar angin tentang dirimu
dengan sengaja aku pura-pura lupa melalui ribuan luka.
dari sepotong hati yang kau biarkan pergi
aku akan menyimpan semua tetang dirimu,
dalam sekat hati yang takan pernah aku biarkan pergi.
dari sepotong hati yang baru ini takan ku biarkan siapaun masuk
melalui melampau dirimu yg pergi.
jika kamu adalah orang pertama yang mebiarkan aku merasakan
hangatnya memeluk dunia.
jadi aku berhak menetukan bahwa kamu adalah
orang terakhir yang aku biarkan pergi
dengan sepotong hati yang baru ini..
aku berjanji pada diriku sendiri takan ada sosok malaikat tanpa sayap lagi.
sampai ilahi mempertemukanku untuk mengikatku dalam janji suci.
jadi biarkan aku pura-pura lupa dengan wajahmu jika nanti kita bertemu :) 

Rabu, 12 Februari 2014

pergilah.. luka ini aku yang mengurusnya.

tepat 1 tahun lalu bulan yang sama perpisahan kita yang pertama dan ini perpisahan kita yang tarkhir kalinya.
-9 mei 2012- "Pergilah"

pagi itu memang bukan untuk senja..
seperti kamu yang tak pernah berhenti mencari kebabasan semu.
kamu selalu terjatuh bangkit dan terjatuh lagi tapi aku masih saja menungggumu untuk melihatku.
hari itu ..
hari dimana kamu tak berhenti berlari
kamu terus berlari tanpa berhenti untuk beristirahat.
aku selalu di belakangmu selalu menggiringimu
sekuat tenaga aku mengejar tanpa peduli apapun yang terjadi.
kamu tak sedikitpun menoleh menungguku walau aku tejatuh sekian kali dan terluka.
kamu masih saja terus berlari
dan aku tetap pada pendirianku untuk menemanimu
tapi aku tetap hanya bisa melihat punggungmu.
sebelum kamu berlari kita sudah bergandeng tangan sekian lama dan kamu melapasnya untuk beberapa kali
tapi genggamanku lebih kuat dari yang kubayangkan untuk menahanmu.
keyakinan itu yang selalu menjadi benteng kekuatanku untuk selalu berada di belakangmu.
aku tak mengerti denganmu yang tak pernah belajar dari luka-luka yang kau buat sendiri.
aku..
selalu menyinmpan jutaan maaf untukmu.
selalu menunggumu untuk melihatku.
selalu percaya kamu bisa. bisa menjadi sosok itu.
selalu percaya kamu takan mengulangi kesalahanmu lagi
selalu percaya kamu adalah orang yang bisa ku percaya.
selalu percaya kamu malaikatku walau kamu tak memakai sayap.
selalu percaya kamu cuma kamu dunia yang aku butuhkan.
tapi kamu tetap tak berubah.
kamu masih sama seperti dulu. kamu terus berlari dan tak pernah ingin menungguku.
dan hari itu..
hari dimana kamu terus berlari tanpa menoleh dan membiarkanku terluka hingga aku tak sanggup berdiri untuk mengejarmu lagi.
aku mulai berfikir kamu tak membutuhkanku dan aku tak perlu mengejarmu lagi.
ini bukan tentang perasaanku yang tak pernah berubah atau tentang kamu yang tak pernah berubah.
tapi ini tentang kamu!
apa benar perpisahan yang benar-benar kamu inginkan?
ingin rasanya hari itu aku menamparmu dan memulukmu dalam waktuu yang bersamaan.
SIAPA AKU DIMATAMU? SIAPA !!
jika itu yang membuatmu bahagia Pergilah !
aku takan mengkhawatirkan pola makanmu lagi.
aku takan menghkawatirkan tentang makanan pedas yang membuatmu gelisah di waktu tidurmu
aku takan membangunkanmu di pagi hari lagi.
aku takan menayankan tentang bintang lagi di waktu malam.
aku takan membuatmu bingung lagi dengan pertanyaan2 bodoh itu.
aku takan mengomentari warna bajumu lagi.
aku takan berkhayal lagi tentang masa depan denganmu.
aku takan memanggilmu dengan nama-nama aneh itu lagi.
aku tak pernah menyerah! aku berani bersumpah !!
tapi hari itu kamu membangunkankuu dari mimpi panjang yang menyenangkan.
bahwa bukan aku yang kamu inginkan.
kamu masih ingin berlari dan berhenti sesukamu.
pergilah.. biar luka ini aku yang mengurusnya.


Kamis, 05 September 2013

kembalikan sayapku ..

berhenti terhempas-hempas mencari kebebasan semu
di ribuan hari berlangit cerah.. di tengah kegelapan yang pekat..
terengah-engah menipu waktu
Jika ada yang harus di tanyakan!
tanyakan pada angin yang selalu bebas bertriak lepas
tertawa pada siapa saja yang ia inginkan..
andai aku bisa ..
Jika aku harus tetap diam pada tekanan yang meyenangkan?
Jika aku harus tetap berjalan pada telapak kaki penuh duri?
jika aku harus terus bernapas pada desakan harap yang menindas?
terus mengumpat yang suatu saat dapat Meledak !
haruskah aku menunggu sampai meledak?
berdusta pada siapa saja yang melihat..
tertawa pada siapa saja yang merintih..
adakah yang mendegar walaupun semua membisu memakan waktu?
aku ingin bebas.. aku mohon ..
aku ingin bebas ! bagai burung menemukan langitnya yang lepas..
aku ingin pulang ! tapi bukan ke sangkar emas..
bisakah kau kebaikan sayapku ????