Kamis, 05 September 2013

kembalikan sayapku ..

berhenti terhempas-hempas mencari kebebasan semu
di ribuan hari berlangit cerah.. di tengah kegelapan yang pekat..
terengah-engah menipu waktu
Jika ada yang harus di tanyakan!
tanyakan pada angin yang selalu bebas bertriak lepas
tertawa pada siapa saja yang ia inginkan..
andai aku bisa ..
Jika aku harus tetap diam pada tekanan yang meyenangkan?
Jika aku harus tetap berjalan pada telapak kaki penuh duri?
jika aku harus terus bernapas pada desakan harap yang menindas?
terus mengumpat yang suatu saat dapat Meledak !
haruskah aku menunggu sampai meledak?
berdusta pada siapa saja yang melihat..
tertawa pada siapa saja yang merintih..
adakah yang mendegar walaupun semua membisu memakan waktu?
aku ingin bebas.. aku mohon ..
aku ingin bebas ! bagai burung menemukan langitnya yang lepas..
aku ingin pulang ! tapi bukan ke sangkar emas..
bisakah kau kebaikan sayapku ????

Senin, 26 Agustus 2013

bisakah ?

selamat malam langit sendu yang tak lagi bersama hujan..
hi bintang-bintang yang sedang sibuk bernegosiasi dengan alam..
apa kabar alunan ombak yang tak terdengar di penghujung malam..

aku mulai merasa bosan dengan rasa yang tak pernah ringan
rasa dimana secara bersamaan air mata dan senyuman mulai memendam
dimana hati dan logika tak pernah sejalan..
dimana keadaan tak pernah berdamai dengan pilihan.
dimana jalan di tempat dan berjalan terasa sama-sama mebosakan
dimana jalan dan berlari mulai terasa sama-sama melelahkan
dimana menyenangkan dan mebosankan terasa sama-sama menyakitkan
dimana tulus dan obsesi sama-sama tak ada yang membedakan
dimana air mata dan tawa terasa amat sangat menyenangkan
dimana impian dan harapa terasa sangat memuakan

oh.. mars
aku tak pernah meminta hujan dan bintang berdamai dalam malam..
aku juga tak pernah meminta bulan penuh selalu berwarna keorenan..
aku sama sekali tak pernah manangis jika ombak tak semerdu semalam..
aku mohon dengan sangat..
aku mohon..
kedamaian itu bisakah aku memintanya lagi?



Sabtu, 24 Agustus 2013

apakah hadirmu...


Senyap sunyi sapamu memanggil
Puncak angin menyerang hangat menyelemuti tubuh kecil
air mata terasa manis di bibir
pipi terasa kering di bawah guyuran air
kabar angin menepikan kabarmu
pagi membisu memakan waktu
siang ataupun malam nampak kelabu
kenalkan aku dengan sang waktu
janjikan aku pagi sendu tak lagi membisu
ajak aku melihat senja di pelukanmu
rangkul aku di keramain bintang
tenangkan aku di bawah sinar bulan
tolong aku dalam keraguan yang menjamu
apakah hadirmu bukan senja, bukan bintang, bukan bulan, 
juga bukan pagi siang ataupun malam yang selalu membisu.
karna aku selalu menunggumu di pagi yang sendu.. 
saat senja.. di keramaian bintang.. terang ataupun redupnya bulan.

Jumat, 02 Agustus 2013

aku menCintaimu !

adakah tuhan sedang memberi jeda untuk kita 
atau memang tak ada nama kau dan aku dalam takdirnya ..
menjalani hari bersamamu begitu menyenangkan hingga 
tak ada celah sedikitpun aku ingin keluar dari zona itu 
tidak ada yang lebih dari pada dirimu yang aku inginkan !!
kita tenggelam dalam riuhnya impian hingga baru tersadar
setibanya di persimpangan ..
aku dan kamu berbeda Tujuan 

apakah Perpisahan yang benar-benar kita inginkan ?

kita memutar arah berusaha dari sudut yang bersebrangan.
mungkin kita bisa bertemu kembali di ujung jalan yang sama 
mungkin kita bisa merajut kembali mimpi yang tertunda 
seandainya saja kau lebih berani melepaskan semua 
dan mewujudkan mimpi-mimpi kita .
dan jika kau tidak menginginkanya 
tolong kembali keruanganmu, 
ketika kamu kembali kerunganmu
kita akan ke jalan masing-masing
dimana tak akan ada jalan yang sama lagi
dan aku pastikan akan berhenti berkata
aku mencintaimu !








Senin, 15 Juli 2013

selamat ulang tahun

selamat ulang tahun pria dalam banyak nama dalam ingatan 
aku mengingatnya lebih tepatnya memory ini sebegitu 
pintar mengatur apapun yang sulit untuk di lupakan
untukmu pria yang lagi bukan duniaku 
dengan apapun tentangmu kini
kamu masih sederet bait dalam mimpi dan doaku 

14 juli 1995 

Selasa, 09 Juli 2013

3 bulan setelah kepergianmu

ini adalah 62 hari setelah kepergianmu yang ke 2 kalinya atau mungkin yang terakhir kalinya.
of 9 " ini adalah tanggal keramat dalam memory otaku
yang menjadi alrm otomatis tanpa ku mengatur untuk mengingatmu
dan waktu sesingkat itu semakin menyadarkanku
kamu tak lagi duniaku seperti 2 bulan lalu.
tapi aku seperti tersesat setiap kali mengingat itu.
aku seperti di 2 jalur jalan yang saling memaksaku untuk mengikutinya.
aku hanya jalan tanpa tau kapan harus berhenti, aku jalan dan berlari secara bersamaan
akan lebih mudah jika jalan itu hanya satu arah, aku tau dan aku salah memilih jalan :'(
jalan itu 2 arah yang saling memaksa, dan aku selalu melihat tikungan untuk memutar balik./
harusnya aku tau aku harus mengambil jalan searah,
agar aku tak bisa memutar balik di jalan yang sudah aku lewati
dan aku kembali ke jalan itu.
jalan diamana dulu kita saling bergandeng tangan.
sekarang aku semakin tersesat, tersesat di masa lalu.
dan sosokmu semakin nyata dalam banyangan semu.
aku mencoba menggantikan peranmu.
dan tak ada satupun diri mereka yang bisa memerankan peran itu.
ada, tapi tak sesempurna dirimu.
entah.. ada apa ini?
kamu masih saja penuh dalam ingatan yang pelan-pelan aku lumpuhkan.
kamu masih saja seperti mengawasiku dalam lingkaranmu.
kamu masih saja seperti dulu, masih sutuhnya miliku dan aku milikmu.
tapi itu kamu dalam ingatanku 3 bulan lalu.

:)

Senin, 08 Juli 2013

lembar 1 halaman

di tiap lapisan ingatan yang mulai lenyap perlahan menghapus jejak-jejaknya.
mengulang semua cerita tentang spesifik pria dalam ingatan yang tak pernah pergi secepat pelangi setelah membiaskan warnanya.. di lantai-lantai langit itu seorang pria yang lama menjadi dunia dalam ingatan meninggalkan jejak sangat melekat sulit, sangat sulit untuk di hapus.
Pria dalam nama yang kini sulit untuk di Eja.
terus terang, aku mengingatmu malam ini.
detak jantung yang saling beradu cepat, menakutkan dan sangat merdu.
mata yang penuh cinta dalam banyak tanya yang terus membisu.
aroma tubuh yang membekas di penciuman sangat sulit untuk tak di rindukan.
karena ingatan itu datang tanpa meminta ijin sebelumnya.
jujur saja, itu semua menguras tenaga.
karna semunya begitu manis untuk tak di teruskan jika hanya membuka
lembar 1 halaman..
dengan perasaan sangat menyiksa aku buka semua lembar demi lembar.
mengingatmu itu menyenangkan.
tapi tumpukan bantal-bantal yang selalu basah itu tak pernah bisa menipu.
aku masih saja luka tanpa aku menyadarinya.
dan seharusnya jika aku teramat merindukanmu aku tak memaksa mebuka semua halaman
yang seharusnya aku lenyapkan.
dan cukup membuka lembar 1 halaman.



Rabu, 03 Juli 2013

kamulah semua sebab :)

aku terus bermimpi ....
karna hanya bersama kamu aku tidak pernah takut menjadi pemimpi.

karna dengan menertawakan tiap tingkah yang pernah menjadi alasan mengapa aku tersenyum 
aku selalu merasa senang
karna dengan mengingat tangan kita pernah saling menggengam 
aku selalu merasa tenang
karna dengan merasa dunia yang pernah kau janjikan tak pernah pergi 
aku selalu merasa aman
karena sebenarnya kamulah alsaan untuk semua sebab
karna bersama kamu aku selalu merasa dekat 
dan dunia hanya sebutir debu di bawah telapak kaki kita
dan aku tak pernah takut mengahadapinya sendiri sekarang :)

with love for Lautbint...

Hero ayo bilang :(


Hero... ayo bilang.
hero...
aku nangis, aku gak bohong coba liat air matanya gak mau berhenti.
cepet bilang "jangan nangis sayang, gak boleh cengeng"
aku janji aku gak bakal nangis lagi
aku janji !
hero...
wortelnya gak aku makan, aku taruh di sudut lingkaran piring itu.
cepet bilang "aku suka wortel, katanya apa yang aku suka sayang juga suka"
aku janji aku suka wortel, ayo hero bilang ayo :'(
hero...
aku sudah kenyang, gak bisa di habisin.
cepet bilang "mana piringnya sini, ayo makan"
cepet ambil piringnya. aku mau di suapin hero, ayo ambil hero.
hero...
aku cape, cape lari padahal sekarang lagi jalan, tapi rasanya kaya lagi lari, cape.
cepet bilang "sini aku gendong, naik kepunggungku"
hero aku mau ada di punggung hero lagi, hero aku cape aku gak bohong.
Hero..
ayo bilang aku mau denger malam ini,
cuma malam ini aku janji aku gak minta lebih.
cuma buat malam ini ayo bilang hero..
cuma ulang semuanya dari awal.. Dari dimana duniamu itu dunia
baruku yang sangat menyenangkan dimana saat aku bebas melihatmu..
itulah bahagia dalam persepsiku..
ayo bilang ..
Hero bilang aku masih dunia buatmu.
aku janji aku pergi :'(

Minggu, 23 Juni 2013

apa ini kenangan ?

ini detik ke menit berapa aku merindukanmu?
ini jam hingga hari ke berapa aku mengingatmu?
ini terhitung bulan keberapa dari perpisahan kita yang sudah berlalu?
apa aku mengingatnya? 
tidak!
aku ingin meluruskan semuanya. aku hanya mulai capek dengan keluhan-keluhan yang keliru ini.
aku keliru, ia.
sesungguhnya aku keliru dengan kepura-puranku yang kuat tanpa airmata.
aku bisa apa?
aku wanita, sama seperti yang lain. berlindung di balik air mata.
dan waktu gak pernah mau berdetak mundur, itu yang aku tau.
dia terus berputar. terus.. terus.. berputar maju.
dari detik ke menit berubah menjadi jam lalu berganti hari dan meninggalkan bulan.
aku bisa apa?
selain melanjutkan semuanya yang tersisa sendiri.
apapun tentangmu semuanya masih hangat.
dan kamu masih menjadi sebab tawa dan tangisku hingga hari ini.
itukah yang di sebut kenangan?
kenangan itu masuk tanpa permisi melalui celah-celah kecil merasuk menyebar di tiap ingatan yang masih tersisa di otaku .
apa karna kenangan yang kau tinggalkan begitu terasa menyitkan? 
kenapa sedingin ini rasanya?
dan jujur aku capek jika harus terus membicarakan soal ini.
tapi yang aku tau pasti.
masih ada kehidupan di balik kengan yang harus aku jalani.





Senin, 17 Juni 2013

waktu dina bilang.

waktu itu waktu malam dina bilang dia mau pergi jauuuh..
jangan bilang ke dia aku mengabarimu..
dina bilang dia nitip sesuatu buat kamu
dina juga bilang kamu jangan nangis ya, jangan sedih ..
dina juga bilang ini isi surat dia..

...........

malam itu setelah dina bilang :)

kamu menyeretku memaksaku kembali ke masa lalu..
kau lagi-lagi mengajaku untuk mengingat semuanya dari awal
memaksaku membuka kenangan..
dari luka yang kau buat sendiri.
dari tawa yang susah payah aku bangun sendiri.
kau secara secara sengaja kembali menuai tanya?
untuk apa kau menampakan diri lagi tanpa mengingat luka itu kau yang mengukirnya!
ah! seolah aku yang salah.
lagi-lagi aku yang terkesan menyakitimu.
lagi-lagi kau meracuni otaku memaksaku mengulang rasa pahit itu.
memaksaku memafkan keaadan lalu mengulang pahit yang luar biasa.
lihat itu..
itu hati yang kau buat sengaja, tidak selunak Daging tuna.
bahkan dia beku, tidak terasa lagi.
dia mati..
mati rasa karna luka yang kau buat sendiri.
lalu siapa yang salah? aku? bukan aku. tapi kamu!!

-triasoktarina

Pagi di bukit dieng

pagi Nept,
pagi ini aku di bukit dieng..
Di ujung bukit itu aku bebas.. bebas mengeja tiap-tiap satu huruf kata dari namanya, namanya yang tak pernah aku lupakan.
Di langit yang tak kosong itu aku bebas.. bebas melukis sketsa wajahnya yang begitu lekat di ingatan
Di tiap satu pohon yang aku lewati aku bebas.. bebas mencari mana yang bisa aku singgahi menitipkan pesan-pesan yang tak mudah aku katakan.
nept, bukit ini namanya Dieng lebih tepatnya terletak di sudut pulau jawa di kabupaten Wonosobo.
entah.. aku tak pernah membayangkan bagaimana aku menapki tiap jengkal mendaki tiap bebatuan dan kerikil serta pertanahan yang tak hanya licin.
jalana setapak itu di selimuti jurang sangat curam dan sedikit ngilu.
tadi aku triak nept, triakan napas yang mengeluarkan butiran asap dari mulut. hembusan tawa yang terlihat klise dari hati yang mengeram ngilu kesakitan.
tiba saatnya dia muncul menerobos waktu dari balik bukit-bukit .. pohon-pohon.. menyengat hangat membungkam semuanya yang mengigil.
aku menerobos waktu dari hitam bintang dan bulan yang mulai meninabobokan semua yang ingin terlelap aku menatang waktu hingga terik membakar butiran embun..
Golden sunrise.. itu sebutanya untuk dia matahari besar sangat manis hebat dan sangat perkasa kuat menantang dunia.


ini buktinya, lihat nept dia indah banget sangat memepesona ciptaan allah :)






Kamis, 13 Juni 2013

membencimu itu seperti melawan gravitasi bumi

selamat malam langit sendu dalam gelap yang sedang merintih derai hujan..
manusia itu muncul lagi.
dia tak berwujud atau menampakan diri di kedua mataku atau mendengarkan suaranya di kedua telingaku.
dia datang melalui pesan, pesan suara yang dilalui beberapa kilo meter atau bahkan ribuan
ah! aku tak peduli sama sekali tentang pesan itu..
sungguh aku berani sumpah!!
tak ada rasa sedih ataupun bahagia saat mendangarnya, bahkan untuk tersenyum saja aku tak mau.
entah.. aku mati rasa denganya atau aku mulai muak dengan semua keadaan yang memaksaku untuk tak peduli lagi dengan semua apapun itu tentangnya !
jujurku untuk mengakui aku tak mencintainya, itu muastahil untuk waktu secepat ini.
tapi untuk mengakui aku mencintainya, aku tak bisa menjanjikan apapun.
bahkan untuk merasakan apa yang aku rasa saat ini saja aku tak bisa, tak bisa berkata jujur tentang apapun yang aku rasa.
tapi yang pasti aku tau. aku cukup lelah untuk semua kejadian yang berangsur-asur tak membuahkan hasil jika aku harus memperjuangkanya ulang. mengulang semuanya lagi dari awal, hah? aku tak mau!
jauh di sudut-sudut hati itu ada yang bertriak ia ingin bebas. bebas lagi memiliki dunia yang dulu sempat hilang sepihak.
tapi rasa takut dan cemas yang terus menghantui memenuhi semua sudut bahkan celah sekecil apapun tak bisa di tutupi untuk tak lagi mengulang 12 bulan itu.
tapi, untuk membencinya itu seperti melawan gravitasi bumi.
melayang, terjatuh tapi tak sakit, berdiri tapi tak bisa, sulit !

Jumat, 07 Juni 2013

selamat malam .

selamat malam pangeran..
selamat malam kestariaku..
selamat malam my hero..
selamat malam sugar..
selamat malam sayang..
selamat malam untukmu..
aku tak pernah mengakhawatirkanmu setelah panggilan-panggilan itu tak lagi singgah di pesan singkatmu atau menyerang menepi di telingamu..
aku benar-benar tak pernah memperdulikan semua tentangmu atau yang lebih tepat aku benar-benar tak peduli dengan semua perasaanku.
aku mencintaimu !
mungkin untuk malam ini aku memutar ulang bagaimana 12 bulan itu menjadi 1 tahun yang tak pernah terlintas di otaku aku tak lagi menjadi duniamu.
dalam semua yang tertulis dan terdengar aku tak pernah mengerti apa yang mungkin bisa aku lakukan tanpa semua kenangan yang harus aku jalani tanpa mengingatmu sedikitpun bahkan aku tak pernah tau bagaimana kabarmu dan aku tak pernah mengerti bagaimana rasa yang kumiliki sekarang.
untuk malam ini aku begitu merindukanmu pria yang selalu menjadi dunia dalam lautan tawa dan tangisku.
aku mencintaimu

Selasa, 09 April 2013

jika Kau ingin

dalam diammu dan diamku..
aku tak pernah tau, tak pernah tau apa yang sebenarnya kita lakukan itu?
dalam lukamu dan lukaku..
aku tak pernah mengerti , tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi?
dalam semua tanya. tanyamu dan tanyaku..
aku tak tau, tak tau siapa yang akan menjawabnya nanti?

apa yang sebenrnya kita lakukan? apa yang sebenarnya terjadi? siapa yang ingin tahu?
tak ada !!
aku selalu ingin mendiankanmu jika aku lelah, tapi aku tak pernah mau.
aku tak pernah mengerti sesakit apa itu lukaku?
aku selalu ingin tak mempedulikanmu, tapi aku tak pernah bisa. kamu duniaku sedikit saja ada yang menghalangiku menyentuhnya aku ingin marah ingin sekali ? tapi aku tak pernah memiliki kesempatan itu.
ia aku tersenyum dalam bisumu.
aku tersenyum bukan berarti aku bodoh.
kau tau aku bukan orang yang mudah menyerah,
namun jika Kau ingin aku berhenti. maka aku akan berhenti.
 

bukan 5 rupa-rupa warnanya .

selamat malam langit yang tak bertali (:

kalau saja langit memiliki tali aku ingin menggapainya.
menapaki tiap helainya, aku ingin pergi ke bulan.
di bumi yang tak memiliki tepi ini mereka tak bersahabat :"(
mereka semua Jahat !!
aku lelah.. aku terlalu kecil.
oh ia bulan, disana ada apa?
oh ia, aku boleh kesana?

bulan, hati itu sama kaya balon tapi bukan 5 yang  rupa-rupa warnanya.
tapi dia cuma 1 kalau meletus yasudah gak ada lagi dan hati aku cuma 1.
dia hampir meletus?
bulan pinjem lem dong :'(

Selasa, 19 Maret 2013

katakan pada meraka !

Hi, laut biru.. sebesar apa lagi ombak yang kau tawarkan nanti padaku? 
aku tak pernah takut bahkan menyerah? 
sampai kau yang lelah memberiku ombak dan kau yang menyerah !!
karangnya makin besar ombaknya makin kuat.. tapi aku lelah. ia aku lelah..
liat aku karangnya mulai bolong-bolong. palngton-plangton kecil itu merayapinya merka tak lagi kecil.
"aku lelah"

di saat-saat seperti ini aku butuh tangan yang mengusap pipiku, oh ia dia jauh. 
setidaknya tenangkan saja aku bantu aku berdiri jangan pura-pura tak tau aku terjatuh dan membiarkanku bangkit seorang diri.

ketika aku merasa ada pembatas dalam ritme cinta yang selalu terjaga, seharusnya pekalah.
yakinkan aku semua masih sama. 
semua akan baik-baik saja. tuntutanku terlalu banyak ia? 
aku tak pernah meminta aku hanya berkata tak di penuhi pun aku tak pernah marah.
 ia kan saja buatku tersenyum untukmu. itu saja cukup :"

diam.. ia aku selalu diam tiap kali kemarahan datang dan membiarkanya meredam sendirian.
aku selalu diam apapun yang terjadi aku mencoba diam tak peduli tapi itu kamu. 
kamu selalu diam membiarkanku mencari jawaban seorang diri.. 
kamu selalu diam ketika keadaan meburuk hanya memilih dian tanpa kabar..
aku bukan kamu.. bukan !

mengertimu itu rumit.. membuatku sulit meniadakan rasa kalau aku terlalu mencintamu. ajari aku spertimu. yang biasa dan acuh untuk segalanya. ajari aku !

aku hanya cemburu dengan orang-orang di sekitarmu.
aku cemburu kepada mereka yang setiap saat dapat beretmu denganmu tanpa terhalang jarak dan waktu.
demi Tuhan aku cemburu kepada meraka yang bisa menikmati setiak lengkung senyummu.. mendengar geliak tawamu..
dan aku cemburu kepada orang di sekelilingmu yang bebas memakai waktumu untukku.
katakan pada mereka AKU MENCEMBURUINYA!

Jumat, 15 Maret 2013


dia Hero :) pria yang mempunyai aroma tubuh berbau detol. hero aku ♥

   surprise 18th birthday for me
..
 I do not know how hard and difficult it is our time. I do not want to know I want to know we'll be fine until whenever

♥♥♥

dengan cara seperti ini aku mencintaimu 
Hero :) 

.....


 my first candle light Dinner with him


 LDR pertamku berlayar ~


"Borneo - Java" dengan handphone itu kita mengadu rindu :"


jika rindu mulai membabi buta munulislah.. menggambarlah dan tenanglah :)


 anywhere.. everywhere.. selalu tentang dia :)


Bali with love 


first cake for him 

 
dengan cara apapun. kita kuat kan hero :)
my LongDistance_R #2

15 lilin Agustus 2013 *I<3U

Kamis, 21 Februari 2013

Selamat malam, Pangeran gula .


               
“Selamat malam pangeran gula, selamat tidur. Mimpi indah sayang”. Tak pernah bosan rasanya memberi ucapan penghantar untuknya tidur. Malam itu semua terasa manis bahkan lebih manis dari tebu sekalipun. Oh ya.. karna tebu juga ada yang tak manis bukan, jika ku bilang gula rasanya aku menipu.seperti malam biasanya aku menghabiskan waktu denganya, Kekasihku. Pria berinisial F yang menjadi topik hangat selama 8 bulan terakhir ini dalam dunia kecilku. Malam itu ku habiskan waktu denganya untuk Melihat bintang. Ya, aku sangat menyukai benda berkelip kelip yang terlihat kecil di langit luas tanpa batas itu. Tidak hanya melihatnya, berkhayal ingin menjadi putri andromeda salah satu bintang di langit sana berdongeng untuknya di bawah langit luas berimajinasi bebas  ke langit lepas tanpa batas. Dahulu kala,  zaman yunani kono di sebuah kerajaan yang entah apa namanya, tentang ratu eusophia ratu yang sombong karna kecantikanya dan kekayaanya membuat dewi laut marah den mengadukanya ke dewa neptunus dewa penguasa laut, hingga akhirnya dia murka. Neptunus  akan mengirim raksasa yang teramat besar dan badai dasyat sehingga Kerjaan itu akan hancur. ratu sangat takut, dan neptunus mempunyai satu permintaan jika kerajaan ingin tetap baik-baik saja. Sebagai jaminan putrinya yaitu putri andromeda yang akan menjadi jaminanya. putri ini sangat baik dia tak mau kerajaan menjadi hancur. Dia rela di korbakan dan munculah pangeran perseus pangeran yang berhasil mengalahkan raksasa itu dan menyelamatkan putri andromeda dan kerajaan. Putri andromeda jatuh hati kepada pangeran yang kesatria itu, mereka hidup bersama dan akhirnya putri andromeda dan pengeran perseus hidup bahagia. Yang konon katanya mereka menjadi bintang karna cinta meraka yang abadi hingga mati. Mereka bertiga bintang berderet di langit luas itu . ratu esophia, putri andromeda dan pangeran Perseus.  Dan kamu pangeranku. Pangeran durva bintang terang di laut kita. Yang kau beri nama Laut  bintang.
    ..
                Pagi adalah sisa-sisa mimpi malam yang tak menjadi nyata .. semalam apa yang kumimpikan? ah, tentu saja dia. Pria yang kucintai tak ada topik lain yang menarik selain dia. Samar ingatanku tantang mimpi semalam, tak begitu jelas tapi aroma tubuhnya yang sempat tercium di penghujung mimpiku begitu jelas terasa. aroma tubuhnya yang khas, bau sabun detol yang begitu melakat di hidungku. bau tubuhnya ya, Cuma dia yang memiliki bau sperti itu. 
             ..
Malam itu entah apa yang salah dari malam itu, bintang? Ya malam itu memang tak ada bintang satupun di langit luas itu. Ya, malam ituLangit lagi mendung. tapi Rasanya bukan karna bintang. Malam itu sangat jelas. Kita pergi berdua ke sebuah studio band, aku menemanimu bermain musik. Disana  tak hanya kita berdua, di studio itu kira-kira yang tak begitu luas di penuhi dengan berbagai alat musik, 2 kursi, 1 mic, 1 ac yang sudah menyala, aku tarik satu kursi itu. aku duduk di sudut tepat depan pintu di pojokan. aku bebas melihatnya memainkan drum tak hanya dia pokalis sekaligus pemegang gitar dan di seblahnya yang memegang bass. Dia menyuruhku merekam lagu yang sedang ia dan teman-temanya bawakan. Entah lagu apa itu? Band berasal dari mana? Aku tak pernah tau dan baru kali itu mendengarnya. cukup lama aku memperhatikan satu persatu dari mereka. Layar handphone yang menyala dan itu berasal dari handphonenya yang sedari tadi ku gengam. Entah, pesan dari siapa tak begitu ku hiraukan. aku buka satu persatu isi dalam handphone itu, tak ada rasa penasaran sedikitpun, Waktu itu biasa saja. perhatianku terbagi menjadi 2 sisi, alunan musik yang mereka bawakan dan handphonenya yang ku genggam sedari tadi. Aku  masih sibuk berkutik dengan handphonenya, ku buka  aplikasi yang menengger di layar utama. Yah, apalikasi yang bertuliskan Whatsapp dan Line salah satu media chating yang yang lumayan populer sekarang untuk kalangan smartphone tentunya. Entah apa yang ada di pikiranku malam itu mungkin agak sedikit ingin tahu obrolan apa yang ada di dalam 2 media chating itu, ku buka satu persatu-satu. Ya ya ya.. agak sedikit genit chatinganya dengan masyarakat dalam media itu. setelah beberapa obrolan satu-persatu aku baca dan ku habisan sisa-sisa percakapan dalam obrolan itu dengan iringan lagu dan taraaaa… dalam satu obrolan yang entah dengan siapa ia mengobrol dan apa yang mereka bahas aku sama sekali tidak ingin tau.  satu yang luar biasa mengejutkan, percakapan tentang aku dan salah satu wanita lain didalamnya. Ia, wanita lain yang sempat hadir di dunianya terang tulisan itu jelas di percakapan mereka.  Jelas sakali ingatanku tentang percakapan meraka. Wanita lain? Ah, Aku tak percaya! Cepat-cepat ku close aplikasi itu. Ku taruh handphonenya di atas tasku yang tergeletak di lantai. Senyumku yang entah apakah aku sempat tersenyum tadi, aku lupa! Apa yang harus aku lakukan, aku tak percaya dia mengkhianatiku, ah bodoh sekali. Kenapa aku ini? Suara drum yang begitu keras, gitar,bass dan suara lirik perlirik lagu yang menari-nari lepas dalam ruangan sempit itu. ah terserah! apapun suara dalam ruangan itu tak terdengar lagi sekarang, ruangan itu sunyi sekali rasanya. Air mataku mau tumpah, tak mungkin aku menangis dalam ruangan sempit itu. Semakin terasa sempit rasanya ruangan itu semakin tak terasa dinginya jemari-jemariku yang membeku, Aku merasa panas. Ya, hati dan pikiranku yang liar seketika mendidih entah apa yang sedang aku pikirkan dan rasakan. Rasanya sangat panas dan sakit sekali. Terasa sesak didada entah aku tak bisa bernapas rasanya saat itu.
..
Ah, terlalu cepat kau menyakitiku lagi. Ada apa ini? apa salahku yang begitu besar sehingga kau begitu mudah tak memirkan hal-hal yang bisa melukaiku. Apa aku tak begitu berharga buatmu? Sehingga begitu mudah kau lakukan apa yang kau mau? Sebisa mungkin ku tahan air mata ini. air mata yang kesekian kalinya untukmu. Sepanjang perjalanan pulang sebisaku mebuat keadaan seperti biasa. Tak begitu sulit, tapi kau begitu peka menanyakan apa yang terjadi padaku. perlahan aku bisa meyakinkannya bahwa keadaan baik-baik saja malam itu. Ya cukup baik detik itu aku berusaha sekuat tenaga Terseyum terhadapmu, Ia terseyum untukmu. Tumpah air mataku ketika sisa-sisa suara gas motornya meninggalkan ku. cepat-cepat ku buka pintu rumah, tak ku hiraukan sambutan orang-orang dalam rumah. Ah, Tak peduli rasanya. Masa bodoh dengan malam ini. aku hanya ingin nangis, sepuasku! Semauku!
..
Cepat-cepat ku keluarkan handphoneku yang tak kuhiraukan sejam lalu. ah sial, tak bisa berhenti air mataku. Jemariku sibuk mengetik salah satu nama dalam handpone itu. Pria berinisial H, entah saudaranya dan bisa di bilang sahabatnya sekaligus teman satu sekolahnya Yang pasti aku bisa mendapatkan informasi yang akurat darinya. Ya, aku mau menanyakan semuanya, semua yang menurutku tak benar, dia tak mengkhianatiku. Ku ketik apapun yang ada dalam otaku. Semuanya! Ya semuaya! Yang ingin ku tanyakan. Dia tak mau mengakui, dia tak membenarkan, di pura-pura buta akan keadaan yang jelas pasti ia ketahui. Tak ayah, usahaku meyakinkanya, bahwa aku tak apa jika benar. Dan akhirnya, terangnya dalam pesan itu. Dia pria yang kucintai, pria yang berhasil menarik semua perhatianku selama 8 bulan lalu. Ia, di mengkhianatiku! dia benar-benar membuatku ingin mati rasa sekarang! Ah, apa yang harus ku lakukan, apa bisa ku bilang ia mengkhianatiku? Tapi, sebulan lalu ia memutuskan untuk tak memeprjuangkanku. Apa karna wanita itu ia berhenti mencintaiku? Siapa namanya? Aku ingin tahu bagaimana dia berhasil menarik seluruh perhatianmu dariku. Menari-nari bebas peracapakan dalam salah satu media chating itu dalam pikiranku. Air mataku sudah tak terisak lagi, bahkan rasa sakit di dada aku tak bisa merasakanya . Ah, bahkan jika kau menamparku saat itu mungkin hanya geli yang kurasa, luka yang kau beri benar-benar lebih dari cukup.Jelas sekali percakapan itu bertriak sesukanya dalam telingaku “ia memutuskan wanita itu setelah berhasil memelukku kembali” Ya, dia berhasil meyakinkanku 2minggu lalu dan kembali memelukku. Dimana  sebulan sebelumnya tepat di penghujung tahun dia memutuskanku. pulau java yaitu pulau yang berhasil memisahkanku denganya sekaligus pulau dimana aku mencari ilmu. Ya,Aku mahasiswa kebidanan dari salah satu sekolah tinggi di jogjakarta, aku wanita berinisial T berasal dari borneo, tepatnya kota kecil yang bernama Bontang,kalimantan timur.
 ..
 Tak ku pedulikan rasa sakitnya saat kau berhenti memperjuangkanku dahulu, tak ku hiraukan semua orang yang menghardiku, tak benar kau menyayangiku. tak ku hiraukan logikaku tak memeprcaimu lagi, ku tutup rapat-rapat telinga dan mataku, tak peduli kelak kau akan menyakitiku lagi, tak peduli sama semua janji yang kau punya untuku yang tak satupun kau tepati, tak peduli dengan komitmen kita, jika putus tak akan kembali. Tak pernah aku Peduli apapun yang MENYAKITIKU! Tak pernah aku peduli itu sayang, sungguh. Yang aku tahu malam itu, kamu ada di hadapanku dan aku bebeas memelukmu lagi, melepas rindu yang terlalu lama ku simpan sendiri. 2 minggu lalu, itu baru 2 minggu lalu sayang kau berhasil meyakinkanku. Aku hanya bingung, apa aku ini di manfaatkan atau dipermainkan olehmu? Kuharap tidak begitu, jika memang begitu pasti akan ada balasan yang pantas untukmuJ dulu dan sekarang ada perbedaan aku tahu itu. aku sadar dan aku peka akan hal itu, tapi aku diam dan berharap semua indah pada waktunya J Dan sekarang, Ah! kau jahat sekali malam ini.  Kau sengaja menyakitiku lagi, apa yang harus aku lakukan? Bebas memarahimu? Lalu Apa yang bisa ku dapat, sembuhkah lukaku dengan memearahimu? Tidak! Lalu bagaimana dengan wanita itu, bagaimana dengan lukanya? ooh tuhan! Dia tak hanya menyakitiku ada wanita lain di luar sana yang lebih terluka dariku, bahkan karna aku. 
..
Apa karna aku terlalu sibuk dengan duniaku sehingga aku melupakanmu. oh ya, apakah seperti it? Oh, atau kamu yang lupa aku menyayangimu. Oh ia, atau aku yang lupa bilang, aku sayang kamu. Gak!! aku gak pernah lupa!! Aku masih mengingat semuanya. Semua masih begitu jelas. Aku gak pernah lupa, gimana kamu bilang cinta ke aku, gimana waktu pertama kali kamu bebas mencuri seluruh perhatianku, hingga kamu dan aku menjadi kita. Ia aku terlalu mencintaimu. Hingga aku lupa rasanya sakit itu seperti apa, Hingga aku buta apapun hal yang menyakitiku. Ya, kamu. Ah! OMONG KOSONG!! Andai ada kata-kata yang lebih kejam dari Membencimu. Sumpah demi Tuhan! Aku benci semua Perhatianmu, aku benci kamu mencintaiku dengan cara yang salah. aku benci kamu Mengkhianatiku. duniaku sudah tak tertata rapi seperti biasanya, liad betapa berantakannya sekarang. Apa kamu belum puas? Kenapa kau begitu kejam menghamburnya lagi! lagi lagi kau secara sengaja mengubrak-abrik dunia kecilku itu. Aku lelah jika harus terus-terusan merapikanya sedirian tanpamu. Tolong rapikan kembali duniaku, tolong :’(
..
Sayang, apa bahagia dalam persepsimu adalah seperti itu? berbuat apapun yang kau mau bahkan jika itu menyakitiku, kau tak peduli. Ia benar seperti itu ?? tak pernah aku lupa kemarahan-kemaranmu padakau dulu. Jika di bandingkan dengan semua kelasahanmu yang pernah kau beri untuku, itu tak ada apa-apanya. Kesalahanku hanya segelintir luka yang tak seberapa perih seperti yang kurasa sekarang. Jelas kau membatasi semua garak-geriku dahulu, apapun itu kau yang mengaturnya, Aku lah bonekamu. Tanpa kau lakukan itu sebenarnya kaupun tau aku takan berbuat yang bisa melukaimu. Kau tau aku takan melakukan hal-hal yang kau takuti dalam pikiranmu itu. Atau sebaliknya, karna kau yang melakukanya sehingga sedemikian rupa kau menjadi navigator dalam duniaku. Karna kau tak ingin aku melakukan hal yang sama sepertimu, ia seperti itu ? kalaupun ia, tak mungkin aku melakukan hal yang sama, kamu tau wanita seperti apa, bonekamu ini. tak mungkin aku melakukan hal hina itu, oh sayang, langit sekosong apa lagi yang kau cari? Bumi sesunyi apa lagi yang igin kau singgahi, dunia seperti apa lagi yang ingin kau miliki. Kenapa? Tak cukup hanya aku, kenapa?? Jika benar, tanpa aku langitmu masih biru, lalu untuk apa aku berada di sampingmu sekarang? Apa ini salahku membiarkanmu kembali lagi memeluku, ia? Ini salahku  Sehingga kau memutuskan wanita itu wanita pelarianmu dariku dan tertawa lagi bersamaku. Apa seperti itu caramu membuatku bahagia? Kenapa kau senang sekali mengajaku kesana-kemari membuat tawa sekaligus luka secara bersamaan. Bahkan tak hanya aku, kau melibatkan wanita lain di dalamnya. Kenapa? Oh ia, seharusnya aku sadar dari awal, kau hanya ingin memeilikiku, yang kau tau kau menyayangiku tapi tak tau bagaimana memeperlakukanku. Ia,  kau hanya ingin senang-senang di masa remajamu dan bermain-main dengan duniaku. Aku lupa! Dan aku begitu serius menjalaninya denganmu. Ia, lagi lagi aku yang salah mengartikan semuanya. Ini salahku!
..
Entah apa malam ini aku bisa bermain denganmu dalam mimpi, untuk tidur saja aku tak berani. Aku takut jika aku kembali bermimpi kau akan pergi atau aku yang akan meninggalkanmu kali ini. aku tak berani, sungguh. Aku benar-benar tak habis pikir. Bahkan aku tak bisa mengingat siapa namamu malam ini? siapa kau sebenarnya dalam duniaku? aku tak pernah tau apa mau mu. Aku juga tak pernah tau apa maksudmu. Sebegitu senangkah kamu saat tau aku terluka? Tak akan ku biarkan kali ini kamu mengetahui hatiku saat ini seperti apa bentuknya dan masih berwujudkah. Bahkan kali ini aku tak mau penjelasan apapun darimu. Tak sedikitpun aku mau dengar alasan kenapa kau, buat wanita itu menjadi duniamu selain aku. Alasan sebagus apapaun itu tak bisa menutupi, aku terluka karna mencintaimu. tak masalah dengan wanita itu. liar pikiranku, kau bisa saja melakukan hal itu terhadapnya, tak menutup kemungkinan nanti kau akan memperlakukanku sama seperti wanita itu. Lebih baik begini, kau baik-baik saja dan aku terluka. Benar, aku mulai gila karna aku terlalu mencintamu. Aku benar-benar merasa gila kali ini. semua terlihat seperti biasanya untukmu. Ucapan sayang di penghujung malam seperti biasanya. Masih memanggilmu dengan kata sayang. Bahkan rasanya tak pantas itu kusebutkan lagi untukmu dan malam ini akan segera habis yang kamu tahu sayang, ini tanggal 8 dan esok tanggal 9 adalah hari jadi kita. Dan kau sama sekali tak peduli, tak ada ucapan manis untuku, tak ada kissnight seperti biasanya malam itu dalam pesanmu. Tak peduli Dengan semua yang special di duniaku. Apa ini surprise darimu? sangat sempurna rasanya kali ini untuku. Dan pada akhirnya kamu akan paham sayang, tidak ada seorangpun yang bisa mencintaimu dengan sangat sabar, selain aku. Andai aku bisa membaca semua apapun yang kamu pikirkan, mungkin sekarang aku tau harus lanjut mencintaimu? Atau berhenti mencintaimu? 
..
Selamat malam, pangeran gula” Ah, aku begitu merindukanmu malam ini. aku mencintaimu.
 Saturday, februari 9. 3:42 waktu borneo
Trias oktarina 

pria di sudut kota sana :)

kepada pria yang menjadi agen langit dalam duniaku ..

Kamu adalah pria keras kepala dan aku wanita dengan perasa. Kita pasangan yang langka dan aneh.  Justru keanehan  itulah yang buatku percaya bahwa rindu memiliki jalan pulang. Jalanku pulang ada di hatimu. jujurku rindu memang terlalu rumit jika  dari jarak sejauh ini. ku tegaskan dalam hatiku tujuan akhirku adalah kembali ke rumahku, Kamu. Dalam jarak sejauh ini mungkinkah kita saling menadah tangan, untuk mendoakan satu sama lain? Dan akupun tak lagi paham saat-saat dingin mencekam kau tak lagi ada di sampingkun untuk menghangatkan. Aku tak lagi mengerti saat air mataku jatuh hanya ada tanganku bukan tanganmu hanya dengan sekedar kata “jangan menangis sayang, gak boleh cengeng” aku tak lagi bisa mendengarnya langsung dari bibirmu.
.... 
kamu adalah pria yang pertama kali menjadi sebab gerogi dan canggungku saat kamu mencium tanganku dengan lembut. Kamu adalah pria yang pertama meyakinkanku bahwa aku bebas memelukumu dengan hangat. Kamu adalah yang pertama, pertama kali mencuri saat aku berani menatap matamu kau mencium bibirku dan aku mematung kala itu. seseorang yang pertamakali mengajariku mengepakan sayap, juga seorang yang mematahkan sayap-sayapku.
....
pria keras kepala yang memiliki tempat special di sekat-sekat hatiku, dengan mencintaimu saja aku membutuhkan berbutir air mata jatuh di pipi, tapi aku tak pernah takut jika air mataku habis karenamu. Lalu bisa kau jelaskan padaku apa yang membuatku kekeh masih bertahan bersamamu?. Tak banyak pria atau hanya beberapa menungguku untuk memuliakan cintanya mengasihiku. Mereka membuat segalanya nampak sempurna untuku bahkan dulu ketika kita belum bersama, mereka selalu membuat bibirku melengkung tertawa karenanya. Hingga kini mereka masih menungguku. Kau hadir membawa sejuta tawa dan sederet luka tanpa bertanya, maukah aku? tapi aku masih setia mendampingmu. Aku masih saja ingin mebuat warna dalam dunia kita, berdongeng tentang jauh di sudut kota itu, ketika kita melihat bintang bersama :) duhai pria yang kini menjadi sepenggal tulang rusuku. Aku tak pernah mencari yang sempurna, hanya menginginkan seseorang yang tak pernah menyerah memperjuangkan cintaku.
....
kita terlalu sering mengabaikan bagaimana caranya tak melukai hati bersama-sama. Aku terlalu mempercayimu sehingga apapun yang menyubit hatiku tak pernah ku hiraukan dan kamu terlalu sibuk mencintaiku dan terlalu mudah takut kehilangan. Apa yang kau pikirkan? Mungkinakah aku pergi meninggalkanmu? Sedangkan kau yang pernah membuangku tanpa ku mengiayakanya, aku masih setia menunggumu dan berada di sampingmu hingga sekarang. Pantaskah kau meragukaan tentang rasa yang kumiliku untukmu? Sulitkah, kau membiarkanku mengepakan sayap mengenal berbagai macam orang di luar sana, tanpa kau seleksi ketat mereka akan berbaik hati atau menyakitiku. Tak perlu khawatir sayang, kamu sudah mengajariku banyak hal. termasuk bagaimana meniadakan air mata untuk rasa sakit yang luar biasa.aku tak secengeng dulu manangisi hal yang menyenggol lembut duniaku atau dunia kita.
....
dalam berbagai bentuk dan wujud dengan berbagai rasa dan aroma kita sudah melewati banya pasang-surutnya bagaimana tertawa dan terluka bersama-sama. Bisakah kau bilang cinta kita takan bertahan lama? Masih ragukah kau, aku dan kamu yang tak memiliki kesamaan tak pantas bersama hingga aku mengelus nisanmu, atau kamu yang akan mengelus nisanku? Jika nanti keadaan membangunkanmu dari sejuta mimpi yang kita bangun bersama untuk kau pergi lagi meninggalkanku dan kau buat kata bahawa “kita sudah tak cocok lagi untuk bersama?” lupakah kau dari awal kita memang tak memiliki kesamaan, tapi aku dan kamu selalu mencoba terus untuk menyamakan hingga kita sudah jalan sejauh ini. dan pantaskah? Kata-kata itu akan muncul untuk memisahkan? Perjalanan kita masih panjang. Aku tak bisa jika harus menapakinya seorang diri atau kau sebaliknya bukan, kita bisa jika bersama.  
....
untukmu pria yang saat ini terpisahkan ratusan kilo meter dariku. selama mata masih bisa melihat dunia, selama hati masih bisa mendengar denyut jantungmu selama itu juga aku akan tetap menunggumu dan mencintaimu. Kamu adalah topik saat aku berbincang dengan-Nya selain ibu dan ayahku. Dalam jarak ratusan kilometer aku tak pernah lupa merindukanmu, dalam titip terendah sekalipun aku masih berdiri di sampingmu, karna aku mau dan tuhan setuju. Jika jaraklah pengahalang nyata kita bertemu, bukankah kita masih bisa bermimpi? Temui saja aku tiap kau terlelap, aku selalu disana :) menunggumu.
   
 tertulis dengan sederhana
untukmu pria dalam banyak nama panggilan sayang dariku
aku Mencintaimu
Trias oktarina anggrayni Kekasihmu :)